Rabu, 25 November 2015
Nobody Knows the Real Me
Senin, 06 April 2015
Jalan Kaki!
Dulu ya, nyaris setiap mahasiswa di IPB (terutama anak TPB - Tingkat Persiapan Bersama itu pasti tau gimana rasanya jalan kaki dari 1 fakultas ke fakultas yang lain. Dari gedung kuliah 1 ke gedung kuliah yang lain. Jangan kira gedung kuliahnya anak TPB dulu sebelah-sebelahan. Beuuuhhhhh. Dari ujung depan ke ujung belakang habis itu balik lagi ke depan. #gempor
Pernah ya dulu saya dapat jadwal yang hot banget. Pagi kuliah di belakang Asrama Silva Pinus. Siangnya di RKA (Ruang Kelas A - Faperta). Sorenya ngesot ke FKH, lantai paling atas pulak! #mateeeeeeeeee'
Kalo pas udara lagi sejuk mah enak. Apalagi dapat tumpangan bis kampus (yang kalo kita mau naik kudu siap-siap cepet-cepetan naik, haha). Tapiii kalo pas lagi panas-panasnya, bis kampus penuh, sepeda kampus waktu itu belum begitu banyak, so satu-satunya yang tersisa jalan kaki. Menyusuri jalan bebatuan Asrama Silva, masuk ke kantin Biru, lewat lorong FPIK - Technopark, masuk lewat Fateta, FEMA, Faperta, RKA! Sampe RKA selonjoran dulu bentar.
Ga lama setelah kuliah siang beres, makan siang trus solat. Kalo masih nutut bisa pulang dulu ke asrama, tidur-tiduran bentar. Jam setengah 3 kurang mulai tarik napas siap-siap ngesot ke FKH.
Yang unik dari Bogor, siangnya itu bisa panas naudzubillah, tapi sorenya bisa langsung turun hujan plus petirnya yang saut-sautan dengan merdunya. Kebayang dong, Bogor yang katanya daerah dengan suara petir terkenceng dan posisi kita ada di gedung yang paling tinggi di kampus Darmaga, level 6 kalo ga salah. Lantai paling atasnya FKH lah pokoknya. Getarannya itu berasa banget booo'..
Pulang-pulang ke asrama tinggal pijet-pijet kaki deh. Haha. Tapi percaya deh itu momen yang dikangenin kalo sudah lulus. Apalagi kayak sekarang. Yang kerjanya kebanyakan duduk. Atau kalau jalan ga terlalu jauh jaraknya dan ga perlu ngos-ngosan. Ga perlu sambil lari-larian..
Kangen IPB :')
Travelling
Semenjak saya kerja, ya memang beberapa kali saya bepergian. Tapi jaraknya ga sejauh dulu. Jarak tetap yang sering ditempuh sekarang Jember - Klaten. Kenapa cuma sampe Klaten? Karena cabang perusahaan tempat saya bernaung itu ada di Klaten. Jadi lumayanlah sekalian kerja sekalian menuhin rasa kangen saya ke "jalan-jalan".
Yang paling saya sukai dari travelling itu adalah saya bisa mengamati apa-apa yang sedang saya lewati. Saya paling senang kalau duduk di samping jendela. Pemandangan sawah, kendaraan yang lalu lalang, plat nomer kendaraan (dari kecil seneng banget nih kalau ngeliatin dan tanpa sengaja ngapalin kode plat nomer daerah-daerah :D). Selain itu saya juga paling senang di bagian merenungnya. Apalagi kalau lagi jalan sendiri. Disitu seringkali saya jadikan momen perenungan diri. Sejauh mana yang bisa saya capai. Apa yang sudah saya berikan untuk orang-orang sekitar saya. Sombongkah saya? Pantaskah saya untuk sombong? Apa yang saya miliki untuk bekal kehidupan saya ke depannya?
Haha. Kadang dari momen ini saya bisa ketawa sendiri. Atau tiba-tiba netesin air mata. :-P
Sebenarnya kalau lagi bepergian jauh gitu saya suka bawa buku. Itu kebiasaan yang saya punya dari saya SD. Tapi karena membaca di kendaraan yang lagi bergerak kadang-kadang bikin saya agak pusing, jadinya mengalihkan diri ke bengong. Dan hasilnya, yaaa itu tadi. Ketawa sendiri. Senyum sendiri. Nangis sendiri. Ngeliatin orang-orang.
Dan besok saya jalan lagi doooonggg. Kali ini ada meeting di Jogja!! Yes! Bisa sekalian shopping #ehh
Kamis, 30 Oktober 2014
Single journey
Greetings from somewhere over the rainbow! Hahaha. Ngga, ngga. Lagi ada di tempat antah berantah, di atas kereta ekonomi AC, antara Nganjuk dan Madiun. Ini ceritanya lagi otewe ke Klaten. Melanjutkan pencarian kitab suci *ga mau kalah sama Sun Go Kong :p
Mulai jaman kuliah dulu, saya sudah terbiasa kemana-mana yang jaraknya lumayan jauh sendirian. Mudik sendiri. Balik mudik sendiri. Yaa nasib ga punya temen seangkatan sedaerah sih. Wkwkwk
Tapi ternyata saya suka sodara-sodara ngacir sendirian gitu. Jadwalnya jadinya suka-suka saya. Ga ada acara bete nunggu-nungguin. Hihi. Tapi ada betenya juga sih jalan sendirian gitu (nahlohh, ga konsisten yeay eike.. ckck). Kadang suka bingung mau ngapain. Ga ada temen yang bisa dimintain jajannya kalo laper dan saya ga bawa makanan, itu masalah terbesarnya! Haha. Ngga ding, ga segitunya juga kali saya.. :p
Kadang kalo kita jalan sendirian betenya itu ga ada yg bisa diajak ngobrol. Untuk ngatasin ini biasanya saya atasi dengan bawa buku (lebih tepatnya novel, :D) dan mp3 dengan full energy! Selain itu saya juga paling suka ngelamun ngeliatin pemandangan di luar jendela. Fovorit saya kalo perjalanannya siang itu ngeliatin sawah-sawah hijau, kalo malem sukanya ngeliatin lampu-lampu. Romantis-romantis gimanaaaa gitu. Hihihi. Atau kayak gini nih, nulis-nulis ga jelas. Sambil ngebayangin adegan-adegan cool di film-film luar yang artisnya lagi naik kereta dan mandangin pemandangan yang kueeeceeee banget di luar jendelanya. Atau, ini ni yang paling ekstrim: ngebayangin ini kereta adalah kereta yang bakal ngebawa kita ke HOGWARTS!!! Hahahaha.
-salam dari kursi 15A gerbong 5 kereta api ekonomi Sri Tanjung ;)
Rabu, 05 Maret 2014
Hello again
Now, while i write this post, i'm on train to Klaten for some days. I feel a little bit excited because this trip remembering me about my past.
Senin, 28 Oktober 2013
Suka baca apa?
- Membaca
+ Membaca apa?
saya berani bertaruh, 50%++ dari para pembaca g bakalan jawab "membaca buku pelajaran!" :D
- Membaca komik
- Membaca novel
- Membaca majalah
dan lain-lain yang tentunya bahan bacaannya tidak terlalu "berat".
Santai, saya juga gitu kok. Hahaha.
Saya suka membaca novel dan agak kurang suka membaca komik. Kenapa g terlalu suka komik?
1. Harga ahal bo' (sebelum tau ada komik online)
2. Cepet habis dibaca, jadi bikin penasaran kelanjutannya, apalagi kalo komiknya bersambung..
3. Bersambung mulu dan itu artinya saya harus keluar duit lagi (g mau rugi banget dah! Hahaha)
Tapi akhir-akhir ini kegemaran saya membaca mulai meluas. Saya mulai melirik biografi-biografi orang terkenal yang bisa menginspirasi, buku-buku panduan kerajinan tangan, buku tentang seputaran pascapanen (aseeeeeek)..
Kegemaran membaca memang harus diteruskan, ditingkatkan dan diturunkan serta ditularkan ke orang-orang sekitar kita!
Yeay!! :D
Kamis, 10 Oktober 2013
Sekelumit cerita tentang Taman Nasional Kutai
Jadi gini, kata bapak penanggung jawab TNK (lupa namanya), awalnya, sekitar tahun 1934an, luas TNK itu sekitar 2 juta hektar dan pada tahun 1998 langsung turun drastis luasnya jadi hanya 200 ribu hektar SAJA! Dan luas itu semakin menurun dari tahun ke tahun. Ckckck.
Kondisi ini dipengaruhi karena POPULASI manusia semakin MEMBLUDAK. Manusia mulai menempati dan merambah kawasan TNK dengan menganggap kawasan itu seolah-olah adalah hak mereka sendiri. Tidak hanya itu, mereka juga dengan teganya memperjualbelikan tanah di kawasan TNK. Itu dilakukan oleh para petinggi desa sana loh! Bahkan katanya nih ya, pemerintah daerah setempat bakal merencanakan pembangunan jalan tol yang akan melalui wilayah TNK, pembangunan bandara di tengah wilayah TNK, dan lainnya. Heuu..
Memang sih Kalimantan itu kaya. Batu baranya berlimpah. Kualitas kayunya super. Tapi apakah harus memanfaatkan sumber daya alam itu dengan semena-mena? Harus mengorbankan hidup makhluk Allah lainnya yang terlebih dahulu dan lebih memiliki hak di kawasan itu, seperti orang utan Kalimantan?
Manusia memang sudah terlalu banyak beranak pinak. Dengan kondisi seperti ini, serba salah memang. Dibatasi, manusia butuh itu semua untuk bertahan hidup, tidak dibatasi, manusia jadi serakah dan membabi buta. Huft..
Saya memang bukan orang kehutanan atau orang yang dengan muka ceria ketika diajak atau disuruh ke hutan, tapi saat saya mendengar cerita ini, miris rasanya belum bisa berbuat apa-apa untuk menyeimbangkan Indonesia :(
Salam semangat dan hormat untuk para pecinta keseimbangan dunia dan penegak "keadilan" bagi "seluruh rakyat" Indonesia. Semoga saya bisa membantu anda-anda sekalian, para pendahulu saya. :)
Semoga besok cerah #gagalfokus :P
Rabu, 09 Oktober 2013
A year ago
I miss this moment so bad. It's almost one year ago, at Bogor. I met many new friends outside Indonesia; Thailand, Japan, China, Vietnam, Australia. Before that, I did some good job with my lecturers and collegueas who being volunteers in this event to prepar all we need for Tri-U. Besides that, as the participant, I did presentation and dance practice, searched souvenirs and other things we did. Aaaa~, how I miss that busy moment!! >.<
This year, one of my best friend I met in last Tri-U will be participate again, her name is Aing. I forget her full name, hehe, but I always remember her unique laugh which will make another people laugh more when see her laugh, haha. Oya, this year, Tri-U will be held in Japan, by Mie University. My friend said that last year participants from Mie University will be the volunteers. Heu, this is will be a reunion for Indonesian and Japan delegation (most of our delegations are last year's volunteers, hehe).
Btw, I have been invited for reunion and halal bihalal for Tri-U's alumny at Bu Endah's home last August, lohh.. I met Disil, Fardil, Kak Potter, Mbak Devi, Hijjaz, Kak Gigi, Kak Faris and Kak Erik. They all alumny of Tri-U except Kak Erik. Hemm, I do thanks to God that I have selected as one of them. They all extraordinary! :D Alhamdulillah.. :)
![]() |
| Tri-U from year to year |
![]() |
| At Mekarsari |
Sabtu, 05 Oktober 2013
Kebijakan Pemberlakuan Jam Wajib Belajar di Ibukota
Beberapa minggu ini, terutama setelah kejadian kecelakaan maut yang membuat dek Dul jadi tersangka, ramai pemberitaan tentang akan diberlakukannya jam wajib belajar untuk para pelajar di Ibukota. Saya sebagai mantan pelajar, yang Alhamdulillah bukan dari Ibukota, tapi dari desa, hehe, kok rasanya geli-geli g setuju gitu sama rencana ini.
Jokowi Didukung Adakan Jam Wajib Belajar
Jika kebijakan ini diterapkan, Jokowi menjelaskan, maka seorang siswa dilarang keluyuran di luar sekolah tanpa alasan yang jelas. “Jam wajib belajar akan memantau pergerakan siswa di luar,” ujarnya. Jokowi menilai aturan yang ada sekarang masih longgar sehingga siswa baru ditindak ketika berbuat onar. Namun Jokowi tidak mau terburu-buru mengesahkan aturan jam wajib belajar. “Harus minta pendapat dulu dari Dinas Pendidikan, komite sekolah dan orang tua murid,” ujarnya.
Pengamat pendidikan, Arif Rahman Hakim menyarankan pemerintah melakukan pendekatan edukatif sebelum menerapkan jam wajib belajar. Pendekatan edukatif itu bisa dilakukan dengan cara sosialisasi kepada siswa oleh orang tua dan sekolah serta memberi contoh. “Supaya siswa dapat menyaring dengan cerdas setiap aturan yang ada,” ujarnya.
Jumat, 04 Oktober 2013
No tittle
I wanna say sorry for everyone who felt unpleasent with my posting in English. I just try to learn and improve my english skill. So, for you who excelent or know something false in my posting, please correct me.
Hehe, thanks anyway ^_^
Kamis, 03 Oktober 2013
The way back from Jogja with Logawa
Because that, I thougt to take another mass transportation for going back to Sidoarjo. After some chit-chat with my friend from Situbondo who stayed at Jogja, fortunately she planned to go home at the same day with mine, we dicided to take train.
We used Logawa, a train with economy class. I have been using economy class when I was still at Bogor, I went to Surabaya from Jakarta, and I think this class of train was not as cozy as other people said. But you know, this trip with Jogja was very different!
Before this, I am who always follow the rules, haha, actually I am little scare with something new, never enjoyed my trip with train. But she thaught me how to enjoy your journey with train. She suggested me to move to another wain. Hehe
Thanks to Mbak Fita, a train's lover. Can't wait to have another lovely trip with train with you ^_^
Rabu, 02 Oktober 2013
Pursueing Sheila on 7
We've already known that So7 is a famous groupband since I was in elementary school (so I think it's about 10-15 years).
Since I was child until now, I just like Westlife and So7 as my favourite band. But I never been crazy to them, like coming to their concert or buying everything related (but there was sometime at my junior high school, I "change" my name into one of Westlife member's family name, McFadden, hahaha).
Another crazy think I did was at So7's concert. I didn't know what made us (Nisa and I) do that. We run and run from one gate to another gate to meet So7. We gathered with the others fans of So7. When someone told that So7 go to right gate, we run to there. After that someone else told us that she saw Duta (vocalis of So7) at the back gate, we run to that gate. Hehe. What a crazy think! :P
Selasa, 24 September 2013
TOUR de EAST JAVA
Anggota tim ekspedisi kite kali ini, lebe deh, orang naik mobil kemana-mana kok ekspedisi, haha, ada gw, Aulia, Salman dan Panji. Salman dan Panji berangkat dari Bogor, gw dari Situbondo dan Aul dari Tuban. Meeting point pertama kita adalah di Stasiun Malang.
Sebelum kita ngumpul sama anak-anak BPI kita memang punya waktu sehari untuk jalan-jalan sesuka kita, karena memang kondisi waktu itu g ada tiket kereta yang waktunya pas, hoho, jadi kita mutusin buat eksplor Malang dulu.
Di Malang ternyata kita ketemu sama 3 teman sekelas kita juga, Fiki, Anggi dan Gita. Mereka bertiga juga mau naik ke Bromo tapi beda rombongan sama kita. Jadinya lebih rame deh kita ngebolang di Malangnya.
Dengan bekal nyewa motor, kita main ke Jatim Park 2, BNS, muter-muter Batu dari ujung ke ujung sambil makan apel malang, sebelum akhirnya sorenya kita berangkat ke Surabaya untuk gabung dengan anak-anak BPI.
![]() |
| Ki-ka : Salman, gw, Anggi, Fiki, Gita, Aulia, Panji |
Tujuan pertama kami ke Gunung Bromo. Berhubung penanjakan (mobilnya loh yang nanjak, haha) dilakukan tengah malam, jadi jangan berharap ente-ente bakal ane ceritain dari mana mulai masuknya ke Bromo yee, karena sepanjang perjalanan ane bobok manis. Hehe. Disana kami, Alhamdulillah, ngeliat lahirnya sang fajar dari balik gunung. Subhanallah banget bisa ngeliat matahari mulai dari cahayanya dong yang muncul, sebagian bulatannya, matahari penuh sampe matahari benar-benar sudah naik. Wuihhh!
| Matahari terbit |
![]() |
| Ngaso + sarapan dulu di tengah penanjakan ke kawah Bromo |
![]() |
| A pose before leaving Bromo |
Setelah agak siangan dan puas foto-foto, kita mulai pindah tempat ke padang pasir. Padang pasir itu tempat pemberhentian terakhir dari mobil-mobil jip sebelum kita nanjak ke kawah Bromonya. Lumayan ngos-ngosan sih.. Setelah itu ke bukit Teletubbies dan setelah itu kita bergerak ke timur, menuju Ijen.
![]() |
| Loncat-loncat macem Teletubbies :p |
Gw yang pertama kali nanjak gunung bersyukur banget bisa nanjak Ijen dengan lancar. Karena treknya memang sudah bagus, jadi amatiran kayak gw juga g bakalan berat-berat banget. Dari titik mulai pendakian sampai ke puncak kita tempuh selama 2 jam dari 1,5 jam yang biasa orang pro habiskan untuk nanjak rute yang sama. Horee!! :D
Puncak Ijen ternyata buka akhir dari perjalanan ini bro! Kita yang mau ngeliat api biru, karena memang tujuan utama ke Ijen itu api biru. FYI, api biru itu cuma ada 2 di dunia, 1 di Eropa Utara sana, 1 lagi yang di kawah Ijen, harus turun meniti trek batu yang sampingnya itu jurang >.<!! Waktu turun sekitar setengah jam.
Kawah Ijen itu masih menghasilkan belerang aktif. Jadi g heran kalo sepanjang perjalanan naik kita salipan sama bapak-bapak penambang belerang.
| Asap belerang dan kawah Ijen yang cantik |
![]() |
| Sujud dulu broh :) |
| Hamparan awan biru dari ketinggian Ijen, subhanallah.. :) |
Berhubung rumah gw di Situbondo dan gw sudah bolak-balik Suramadu juga, gw mutusin buat g ikut ke Suramadu.
Keren deh, kapan-kapan bisa ngikut lagi deh trip-trip macem itu. Hehehe
![]() |
| At taman nasional Baluran |
Sabtu, 01 Juni 2013
Kasih orang tua 100%, kasih kakek-nenek?
Mereka menyayangi kita sepenuh hati, katakanlah 100% karena mereka biasanya mau mengorbankan apa saja (asal halal pastinya ya ^^) untuk kebahagiaan anaknya. Tapi apakah kamu pernah tau seberapa besar kasih sayang yang mampu diberikan oleh kakek-nenek kita kepada kita, cucu-cucunya?
Kalo kata om aku, kasih sayang orang tua itu 100% tapi kasih sayang kakek-nenek itu bisa 120%, 150% bahkan 200%. WOW!! O_O
Tapi rasanya bener kok. Hehe. Kerasa g dengan perhatian, perlakuan dan sikap mereka ke kita? Kalau bisa apa yang cucunya minta dia eh mereka turutin. Orang tua marahin kita, mereka pasti langsung pasang badan buat ngebelain kita. Hihihi.
*love you all ^^
| Gtau umur berapa, yg jelas kayaknya ini habis lebaran mau balik k Situbondo :)) |
Jumat, 31 Mei 2013
Sapu lidi
Alhamdulillah, di rumah mbah, di Sampang ataupun yang di Besuki, masih ada halaman tanahnya. Dan kayaknya nanti kalo sudah punya rumah sendiri, aku pengen nyediain space halaman yang g ketutupan sama paving atau lantai keramik atau plesteran, biar adem ^^
JOGJA!! Melawan Kesimbangan :D
Akhir minggu kemarin, tanggal 25 sore - 26 sore, kita main-main k Jogja. Perjalanan dari Bogor sebenarnya dimulai dari tanggal 24 sore. Harusnya sih berlima, aku, atikah, mustain, vitor dan iqbal. Tapi karena you know-lah kondisi perlalu lintasan Ibukota dan sekitarnya g pernah mulus, jadilah Vitor dan Iqbal telat berangkat. Aku, Atikah dan Mustain berangkat duluan naik bis sedangkan mereka berdua naik travel ke Jogja.
Perkiraan nyampe sih bakalan bareng, pagi tanggal 25 Mei, tapi sayang seribu sayang, semua itu meleset :(
Vitor dan Iqbal baru sampe sore jam 4an d Jogja. Soooo, perjalanan sebenarnya baru bisa dimulai jam 5 sorenya. Haha. Tapi gpp, yang penting kita semua selamat sampe d Jogja dan kembali ke tempat masing-masing, aku ke Jawa Timur (g usah disebutin tempatnya, terlalu banyak tempat transit, haha), Atikah ke Bogor, Iqbal dan Vitor ke Tangerang, Mustain ke Cileungsi.
Di jogja kita sempat main ke Bukit Bintang (pintu masuknya Gunung Kidul), alun-alun Kidul, Gunung Api Purba dan Pantai Sepanjang di Gunung Kidul. Ngerasain kebebasan jadi bocah (bisa dibuktikan dari foto-foto yang sudah diambil, betapa bocahnya mereka *aku g ngerasa tuh! haha).
Seperti sms Mustain, Vitor dan Atikah sehari/dua hari setelah perjalanan "Melawan Keseimbangan, Iqbal 2013 :P", total 24 jam yang kita lalui itu bener-bener keren! Mustain bilang dia seneng bisa ngeliat semua yang dia suka ada di Jogja meskipun dia juga minta maaf karena kita sudah ikut menanggung akibat dari gaya hidupnya yang serba dadakan (bayangin aja kita nyampe Jogja dia maih belum mutusin kita bakalan kemana aja dan jam berapa aja! Hah! Hahaha). Vitor bilang (smsnya sepertinya pas dia bangun tidur setelah sehari sebelumnya dia maraton dari Jogja lanjut k pabrik, wew! mantap tor! ^^) nanti kita bakal main lagi dan semoga persahabatan ini bakalan terus lanjut g peduli kita lagi ada dimana. Atikah bilang dia terharu dengan sms-sms sebelumnya, bilang kalo mustain itu menjengkelkan tapi apa yang dia buat akhirnya emang keren, vitor itu diam-diam menghanyutkan, haha, aku itu katanya easy going, wekekeke.
Makasih juga buat Iqbal, yang tukang bikin rame suasana. Moodboosternya Atikah yang bakalan aku tagih traktirannya d bulan Agustus nanti! Hahaha, siap-siap aja bal! :D
Makasih buat Ira yang sudah bersedia ikutan ngegelo sampe akhirnya dia harus meriang-meriang. Semoga cepet sembuh ra ^^
| Naik becak hias |
| Gang batu favorit menuju puncak Gunung Purba^^ |
| Bukan lagi hormat, tapi silau men! :p |
| G ketinggalan juga, ngeUNO-nya :D |
![]() |
| Pantai Sepanjang |
![]() |
| Atikah ^^ |
Netral itu (kadang) bikin cape
Kedua pihak yang saling berantem itu dua-duanya adalah orang yang yang lebih tua dari lo, harus lo hormatin, sama-sama punya salah dan sisi kebenaran masing-masing yang ngekngoknya dijadiin tameng masing-masing, keras kepala kalo dibilangin dan rasa-rasanya bakalan susah buat diajak kumpul bareng sekedar say sorry meskipun g dari hati banget..
You know, gw sekarang lagi ada d posisi itu! G cuma sekarang sebenarnya. Kejadian ini sudah berlangsung beberapa waktu belakangan ini!! Capek deh ada di tengah-tengah gini.
Nyaris g ada orang yang bisa diajak sharing karena gw masih dianggap bocah dan orang yang gw pikir posisinya sama kayak gw pun sekarang lagi ada d tempat yang jauh banget dan g terlalu apdet sama masalah beginian. Orang-orang di sekitar kedua pihak itu juga rada riskan kalo diajak ngobrol, pada punya kubu masing-masing yang dibela. Tapi dasarnya juga gw terlalu cupu sih buat sekedar nanyain apakah kondisinya sudah baikan? Atau syukur-syukur malah sudah clear masalahnya?
Tapi ternyata ooh tapii, setelah gw tinggal beberapa bulan, kayaknya keadaan masih sama sodara-sodara. Masih jalan di tempat! Gimana caranya gw tau? Haha. Gw tau bukan dari mulut mereka langsung. Tapi dari sikap dan bahasa tubuh mereka *berat banget deh bahasa gw! :P
Dari hasil pertemuan semalem dengan masing-masing pihak, gw yang sudah cukup gede ini sudah bisalah menyimpulkan gimana kondisi yang berlaku sekarang. Dengan gamblang! Yang satu berusaha ngindar ketika ngelihat motor "musuh"nya terparkir padahal gw yang lagi make tu motor. Pas dia tau kalo gw yg make, dia toh mau munculin mukanya dan hasilnya, biasa aja tuh sikapnya sama gw *kayaknya
Si pihak 2 pun g kalah kepo. Pas gw ketemua beliau, si beliau ini nanya-nanya tentang pihak 1 itu. Hadeuuuh.. :|
Dari awal gw tau mereka bermasalah gitu, gw serba salah kalo ada di sekitar mereka. Takut salah ngomong dan akhirnya malah memperkeruh keadaan. Yang ada gw cuma bisa pendem, kubur dalem-dalem, ehh gara-gara ada banjir muncul lagi deh perasaan g enaknya. Hahaha. Gw berusaha bersikap biasa aja di depan dan belakang mereka semua. Biar aja dah gitu aja, setidaknya g makin runyam, gitu kata otak cetek gw. Kekeke
Tapi lama-kelamaan begitu, otak dan segenap jiwa raga capek juga brow! Kalo misal gw boleh g sopan, gw teriakin deh semuanya. Hahaha. Bikin suasanya mencekam aja deh. G bebas. G rame. G keren. Yasudah akhirnya gw hanya bisa kembali ke pemikiran pertama gw, diem aja dan jaga hubungan baik dengan mereka semua dan semua orang di luar sana.
Semoga aja ni keadaan g terus-terusan kayak gini. Bisa goyang-goyang gergaji deh ntar. Hihihi. Makanya kadang gw berpikir enakan di "luar" sana. Tempat gw bisa mengekspresikan hati gw tanpa takut kepentok pertanyaan "mau bela siapa lo, hah?"
Fiuh fiuh fiuh.. Manusia, manusia, ckck >.<!!
Rabu, 29 Mei 2013
Leaving for Bogor :(
Pas 4 tahun kita 1 rumah. Dari yang namanya manis, sampe busuk-busuknya udah pada tau semua. Wkwkwk. Tapi itu semua bakal jadi kenangan manis buat kita semua.
Terima kasih atas proses pembelajaran diri dari kalian untuk aku. Tanpa kalian, tidak akan ada KITA :')
![]() |
| Setelah Solat Idul Adha (2010) |
![]() |
| Sidang Aman |
![]() |
| Sidang Eike :D |
![]() |
| PH hasil "ngedanus" :P |
![]() |
| PH hasil "ngedanus" :P |
| Sebelum pergi (+Bharata) |
Jumat, 17 Mei 2013
Jakarta
Sebenernya sih kunjungan kali ini dalam rangka nemenin bude aku yang lagi ada semacam seminar di salah satu hotel di daerah Roxy sana. Aku pikir-pikir pas waktu disuruh kesana dan nginep, "lumayan makan enak nih!". Hahaha. Dasar otak mahasiswa yaaa, g bisa disebut kata GRATIS dikit -_______- :P
Hari kedua aku disana, aku diminta buat ngurus tiket kepulangan bude, ngurusin pindah jam terbangnya biar rada majuan dikit. Kebetulan maskapainya Li*n yang kantornya ada di ujung jalan Hsyim Ahsari, depan shelter Harmoni. Aku sudah sempat nanya sama petugas hotel angkutan termudah untuk sampe kesana. Kata abangnya, "naik bajaj aja mba, deket". Setelah dipikir, ditimbang dan akhirnya diputuskan, akhirnya saya memilih untuk jalan kaki saja saudara-saudara! Hahaha
Keluar hotel jam 11 siang. Untungnya waktu itu cuaca Jakarta rada adem, mendung-mendung syahdu syalala gituu. Alhamdulillah. Dari depan hotel ke kantor Li*n butuh waktu 15 menit. Lumayan lah dengan jarak segitu ternyata kecepatan jalan aku masih cukup ok. Hehe. Nah pas pulangnya, udah agak panas karena memang nyaris jam 12 siang. Tapi Allah masih baik sama aku. Anginnya kuenceng banget! :D
Selama perjalanan aku perhatikan di sepanjang jalan, Jakarta ini cantik loh. Gak kalah kok sama negara asia timur yang pernah aku datangi taun lalu. Gedung-gedungnya pun gak kucel-kucel amat. Jalanannya juga oke. Kalo aja kebersihannya dan penataan ruangnya juga sama, mungkin gak perlu keluar negeri deh buat ngerasain "suasana baru" itu.
Semoga di bawah pemerintahan duo Jokowi dan Ahok, Jakarta bisa semakin berbenah dan makin kece badai :D
Aamiin :)
Sabtu, 11 Mei 2013
A beautiful graduation!! :D
| Me, after the removal of the rope cap grown |
![]() |
| With my family |
![]() |
| Magenta45 on the show (April edition) |
![]() |
| Some of my juniors from Situbondo |
![]() |
| Colleagues from Agricultural Engineering's Department |
| The roommates |
| Colleagues from Food Technology's Department |
| Rehearsal |
| Gifts from friends. Thanks! :D |























