Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friends. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2013

A year ago

This is another October in my life. There are so many things happen in this month, one of all is the 19th Tri-University.

I miss this moment so bad. It's almost one year ago, at Bogor. I met many new friends outside Indonesia; Thailand, Japan, China, Vietnam, Australia. Before that, I did some good job with my lecturers and collegueas who being volunteers in this event to prepar all we need for Tri-U. Besides that, as the participant, I did presentation and dance practice, searched souvenirs and other things we did. Aaaa~, how I miss that busy moment!! >.<

This year, one of my best friend I met in last Tri-U will be participate again, her name is Aing. I forget her full name, hehe, but I always remember her unique laugh which will make another people laugh more when see her laugh, haha. Oya, this year, Tri-U will be held in Japan, by Mie University. My friend said that last year participants from Mie University will be the volunteers. Heu, this is will be a reunion for Indonesian and Japan delegation (most of our delegations are last year's volunteers, hehe).

Btw, I have been invited for reunion and halal bihalal for Tri-U's alumny at Bu Endah's home last August, lohh.. I met Disil, Fardil, Kak Potter, Mbak Devi, Hijjaz, Kak Gigi, Kak Faris and Kak Erik. They all alumny of Tri-U except Kak Erik. Hemm, I do thanks to God that I have selected as one of them. They all extraordinary! :D Alhamdulillah.. :)

Tri-U from year to year
At Mekarsari

Kamis, 03 Oktober 2013

The way back from Jogja with Logawa

Two weeks ago, I went to Jogja for some reasons using bus. Along the way from Surabaya to Jogja, I was a little dizzy because the bus driver driving his bus with an unreasoneable speed! >.<

Because that, I thougt to take another mass transportation for going back to Sidoarjo. After some chit-chat with my friend from Situbondo who stayed at Jogja, fortunately she planned to go home at the same day with mine, we dicided to take train.

We used Logawa, a train with economy class. I have been using economy class when I was still at Bogor, I went to Surabaya from Jakarta, and I think this class of train was not as cozy as other people said. But you know, this trip with Jogja was very different!

Before this, I am who always follow the rules, haha, actually I am little scare with something new, never enjoyed my trip with train. But she thaught me how to enjoy your journey with train. She suggested me to move to another wain. Hehe

Thanks to Mbak Fita, a train's lover. Can't wait to have another lovely trip with train with you ^_^

Rabu, 02 Oktober 2013

Pursueing Sheila on 7

Suddenly, I remember about a concert that was held in my campuss some months ago. It was Sheila on 7.

We've already known that So7 is a famous groupband since I was in elementary school (so I think it's about 10-15 years).

Since I was child until now, I just like Westlife and So7 as my favourite band. But I never been crazy to them, like coming to their concert or buying everything related (but there was sometime at my junior high school, I "change" my name into one of Westlife member's family name, McFadden, hahaha).

Another crazy think I did was at So7's concert. I didn't know what made us (Nisa and I) do that. We run and run from one gate to another gate to meet So7. We gathered with the others fans of So7. When someone told that So7 go to right gate, we run to there. After that someone else told us that she saw Duta (vocalis of So7) at the back gate, we run to that gate. Hehe. What a crazy think! :P

Selasa, 24 September 2013

TOUR de EAST JAVA

Beberapa bulan yang lalu, gw dan 4 teman sekelas gw ngerencanain liburan bareng ke beberapa tempat di Jawa Timur. Kebetulan liburan ini nebeng sama teman-teman Backpacker Indonesia (BPI). Tujuannya ada sekitar 4 tempat, Bromo, Gunung Ijen, Baluran dan Suramadu. Setelah cek-kroscek, itung ini itung itu, bayar sini bayar sana, biayanya per orang sekitar 400sekian-ribu. Oke, cukup oke tuh mengingat salah satu teman gw, si Bang Salman yang hobinya ngalor-ngidul dan pernah ke Bromo juga sebelumnya habisnya lebih dari itu, padahal cuma ke Bromo doang.

Anggota tim ekspedisi kite kali ini, lebe deh, orang naik mobil kemana-mana kok ekspedisi, haha, ada gw, Aulia, Salman dan Panji. Salman dan Panji berangkat dari Bogor, gw dari Situbondo dan Aul dari Tuban. Meeting point pertama kita adalah di Stasiun Malang.

Sebelum kita ngumpul sama anak-anak BPI kita memang punya waktu sehari untuk jalan-jalan sesuka kita, karena memang kondisi waktu itu g ada tiket kereta yang waktunya pas, hoho, jadi kita mutusin buat eksplor Malang dulu.

Di Malang ternyata kita ketemu sama 3 teman sekelas kita juga, Fiki, Anggi dan Gita. Mereka bertiga juga mau naik ke Bromo tapi beda rombongan sama kita. Jadinya lebih rame deh kita ngebolang di Malangnya.

Dengan bekal nyewa motor, kita main ke Jatim Park 2, BNS, muter-muter Batu dari ujung ke ujung sambil makan apel malang, sebelum akhirnya sorenya kita berangkat ke Surabaya untuk gabung dengan anak-anak BPI.
Ki-ka : Salman, gw, Anggi, Fiki, Gita, Aulia, Panji

Tujuan pertama kami ke Gunung Bromo. Berhubung penanjakan (mobilnya loh yang nanjak, haha) dilakukan tengah malam, jadi jangan berharap ente-ente bakal ane ceritain dari mana mulai masuknya ke Bromo yee, karena sepanjang perjalanan ane bobok manis. Hehe. Disana kami, Alhamdulillah, ngeliat lahirnya sang fajar dari balik gunung. Subhanallah banget bisa ngeliat matahari mulai dari cahayanya dong yang muncul, sebagian bulatannya, matahari penuh sampe matahari benar-benar sudah naik. Wuihhh!
Matahari terbit
Ngaso + sarapan dulu di tengah penanjakan ke kawah Bromo
A pose before leaving Bromo

Setelah agak siangan dan puas foto-foto, kita mulai pindah tempat ke padang pasir. Padang pasir itu tempat pemberhentian terakhir dari mobil-mobil jip sebelum kita nanjak ke kawah Bromonya. Lumayan ngos-ngosan sih.. Setelah itu ke bukit Teletubbies dan setelah itu kita bergerak ke timur, menuju Ijen.
Loncat-loncat macem Teletubbies :p
Sampe di Ijen, gw juga g ngerti itu lewat mana. Padahal yah gw udah bela-belain, niat dalam hati untuk g tidur biar g kelewat lagi rute nanjaknya, eh ternyata kenyataan berkata lain, gw kembali tertidur. Hahaha

Gw yang pertama kali nanjak gunung bersyukur banget bisa nanjak Ijen dengan lancar. Karena treknya memang sudah bagus, jadi amatiran kayak gw juga g bakalan berat-berat banget. Dari titik mulai pendakian sampai ke puncak kita tempuh selama 2 jam dari 1,5 jam yang biasa orang pro habiskan untuk nanjak rute yang sama. Horee!! :D

Puncak Ijen ternyata buka akhir dari perjalanan ini bro! Kita yang mau ngeliat api biru, karena memang tujuan utama ke Ijen itu api biru. FYI, api biru itu cuma ada 2 di dunia, 1 di Eropa Utara sana, 1 lagi yang di kawah Ijen, harus turun meniti trek batu yang sampingnya itu jurang >.<!! Waktu turun sekitar setengah jam.

Kawah Ijen itu masih menghasilkan belerang aktif. Jadi g heran kalo sepanjang perjalanan naik kita salipan sama bapak-bapak penambang belerang.
Asap belerang dan kawah Ijen yang cantik
Belerang juga agak ngajak main-main sama kita pas kita nyampe sana. G sampe 5 menit gw sampe di kawahnya itu, belum puas juga foto-foto di depan api biru, hiks, tiba-tiba si asap belerang naik dengan tebal. Meskipun kita semua sudah pake masker yang sedikit basah biar kita masih bisa ngirup udara dengan bersih, itu g mempan sodara-sodara! Gw, Panji dan Mbak Mira yang g kuat dengan asapnya mutusin buat naik. Waktu itu gw sempat ngebatin, "Oh gini ya rasanya jadi pendaki yang sudah nyampe puncak gunung. Mereka nyerahin hidupnya pada alam. G ada yang tau apa yang bakal terjadi disini." Kita bertiga cepet-cepet naik. Dari 30 menit waktu turun, kita cuma butuh waktu sekitar 20 menitan buat naik lagi ke puncak gunung gara-gara g mau mati di sana. Hahaha. Dan Alhamdulillah gw juga sempetin buat solat subuh di samping kawah Ijen, meskipun g ngerti itu ngadep mana. Hohoh.
Sujud dulu broh :)
Hamparan awan biru dari ketinggian Ijen, subhanallah.. :)
Tujuan selanjutnya kita ke Baluran. Liat padang rumput yang katanya kalo lagi musim kemarau itu bisa kayak pemandangan di Afrika, liat monyet-monyet keliaran, main di Pantai. Seruuuuuuuuu!!

Berhubung rumah gw di Situbondo dan gw sudah bolak-balik Suramadu juga, gw mutusin buat g ikut ke Suramadu.

Keren deh, kapan-kapan bisa ngikut lagi deh trip-trip macem itu. Hehehe
At taman nasional Baluran

Jumat, 31 Mei 2013

JOGJA!! Melawan Kesimbangan :D

Posting yang ini bakal berkisah tentang liburan bersama PSDMS tersayang featuring Iqbal + Ira ^^

Akhir minggu kemarin, tanggal 25 sore - 26 sore, kita main-main k Jogja. Perjalanan dari Bogor sebenarnya dimulai dari tanggal 24 sore. Harusnya sih berlima, aku, atikah, mustain, vitor dan iqbal. Tapi karena you know-lah kondisi perlalu lintasan Ibukota dan sekitarnya g pernah mulus, jadilah Vitor dan Iqbal telat berangkat. Aku, Atikah dan Mustain berangkat duluan naik bis sedangkan mereka berdua naik travel ke Jogja.
Perkiraan nyampe sih bakalan bareng, pagi tanggal 25 Mei, tapi sayang seribu sayang, semua itu meleset :(
Vitor dan Iqbal baru sampe sore jam 4an d Jogja. Soooo, perjalanan sebenarnya baru bisa dimulai jam 5 sorenya. Haha. Tapi gpp, yang penting kita semua selamat sampe d Jogja dan kembali ke tempat masing-masing, aku ke Jawa Timur (g usah disebutin tempatnya, terlalu banyak tempat transit, haha), Atikah ke Bogor, Iqbal dan Vitor ke Tangerang, Mustain ke Cileungsi.

Di jogja kita sempat main ke Bukit Bintang (pintu masuknya Gunung Kidul), alun-alun Kidul, Gunung Api Purba dan Pantai Sepanjang di Gunung Kidul. Ngerasain kebebasan jadi bocah (bisa dibuktikan dari foto-foto yang sudah diambil, betapa bocahnya mereka *aku g ngerasa tuh! haha).

Seperti sms Mustain, Vitor dan Atikah sehari/dua hari setelah perjalanan "Melawan Keseimbangan, Iqbal 2013 :P", total 24 jam yang kita lalui itu bener-bener keren! Mustain bilang dia seneng bisa ngeliat semua yang dia suka ada di Jogja meskipun dia juga minta maaf karena kita sudah ikut menanggung akibat dari gaya hidupnya yang serba dadakan (bayangin aja kita nyampe Jogja dia maih belum mutusin kita bakalan kemana aja dan jam berapa aja! Hah! Hahaha). Vitor bilang (smsnya sepertinya pas dia bangun tidur setelah sehari sebelumnya dia maraton dari Jogja lanjut k pabrik, wew! mantap tor! ^^) nanti kita bakal main lagi dan semoga persahabatan ini bakalan terus lanjut g peduli kita lagi ada dimana. Atikah bilang dia terharu dengan sms-sms sebelumnya, bilang kalo mustain itu menjengkelkan tapi apa yang dia buat akhirnya emang keren, vitor itu diam-diam menghanyutkan, haha, aku itu katanya easy going, wekekeke.

Makasih juga buat Iqbal, yang tukang bikin rame suasana. Moodboosternya Atikah yang bakalan aku tagih traktirannya d bulan Agustus nanti! Hahaha, siap-siap aja bal! :D
Makasih buat Ira yang sudah bersedia ikutan ngegelo sampe akhirnya dia harus meriang-meriang. Semoga cepet sembuh ra ^^

Naik becak hias
Gang batu favorit menuju puncak Gunung Purba^^
Bukan lagi hormat, tapi silau men! :p
G ketinggalan juga, ngeUNO-nya :D
Pantai Sepanjang
The personils..
Atikah ^^
Me ^^
Ira ^^
Iqbal ^^
Mustain ^^
Vitor ^^

Sabtu, 11 Mei 2013

A beautiful graduation!! :D

Hihihi, Alhamdulillah, finally after the great 4,5 years of my bachelor degree, I have been awarded as 
Bachelor of Science in Agricultural Technology 
at 24th April 2013. Here is some photos of my graduation :D

Me, after the removal of the rope cap grown
With my family
Magenta45 on the show (April edition)
Some of my juniors from Situbondo
Colleagues from Agricultural Engineering's Department
The roommates
Colleagues from Food Technology's Department
Rehearsal
Gifts from friends. Thanks! :D

Sabtu, 12 Januari 2013

PIMNAS XXVI UM Yogyakarta

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menurunkan nikmatnya kepada hambanya yang berusaha dengan sungguh-sungguh..

Cerita ini berawal ketika kakak kelas TEP 44 "menghibahkan" hasil tugas akhir mata kuliah Rancangan Mesin-nya untuk dijadikan proposal PKM-T. Kami yang sedang getol-getolnya bikin proposal PKM, seneng banget. Apalgi setelah dilihat bidang yang cocok dengan materinya adalah penerapan teknologi, harapan untuk bisa didanai semakin besar. Waktu itu, menjadi salah satu juara di PIMNAS belum pernah terlintas di pikiran kami. Kami coba masukkan proposal itu hanya dengan harapan bisa didanai dan mencoba peruntungan sekaliagus mencari pengalaman lebih selagi masih mahasiswa.

Pengerjaan proposal ini bener-bener mepet. Lupa sih seberapa mepet, yang jelas waktu itu hari Jumat. Kita yang awalnya nyoba masukin proposal PKM-GT sempat konsultasi ke Bu Lenny tentang PKM-T ini, dan ternyata beliau mendukung banget kita masukin proposal PKM-T juga. Yasudah, jam 10.30 konsultasi, beres itu langsung kabur ke korfat buat ngerjain, jam 11.30 ditinggal Jumatan sama cowok-cowok (waktu itu Ina masih belum gabung secara sempurna,orang kita asal nyomot nama, hehe), jam 12 konsultasi ke Bu Lenny, disuruh ngerevisi, jam 12.30 balik lagi ke Bu Lenny dan akhirnya di acc. Pas cowok-cowok dateng lagi, proposal udah lumayan siap cetak. Nah masalahnya ada pada penjilidannya. Kalo g salah (lagi), Jumat itu adalah hari terakhir pengumpulan ke rektorat (meskipun sebenernya deadline pengumpulan ke Dikti masih ada beberapa hari lagi) dan nyaris semua fotocopian di Bara penuh sama anak-anak yg mau ngejilid (sumpah! ini anak IPB deadliner semua dah! haha). Bagian jilid menjilid, abang Igoy yg ngurus.

Selama bulan Oktober-Januari 2011, kegiatan per-PKM-an kosong. Kita sudah nyaris lupa kalo kita pernah masukin proposal. Dan tiba-tiba, jrengggggg! Januari akhir Rizki (ketua tim) ngsms kita dan nyuruh kita buat siap-siap berangkat PIMNAS! hahaha. Padahal itu baru pengumuman kalo proposal kita diterima. Alhamdulillah..

Nah sejak saat itu sampai bulan Juni pertengahan, kita bener-bener kerja keras dari ngerancang mesin sampai ngebuat dan uji coba plus monev-monev dari departemen-fakultas-ipb-dikti *fiuhhhh, lap keringat. Selama 5 bulan itu, kita yang lagi penelitian dan kuliah (aku, Rizki, Adhi, Igoy) + ujiannya (buat Ina) bener-bener kebantu banget sama dosen pembimbing PKM kita, Bu Lenny. Huaaaaaaaa, beruntung banget deh bisa dibimbing sama Bu Lenny. Dosen muda yang enerjik, perhatian dan helpfull. :')
Diskusi tiada batas
Di bengkel, sok serius si itu, tau kalo mau difoto, haha
Uji coba di rumah Bu Yayah, Ciherang Pondok

Akhirnya, pengumuman itu datang juga. Dan kelompok kita berhasil masuk PIMNAS!! Alhamdulillah ya Allah.. Kejutannya g cuma sampe situ. TEP bener-bener keren. 4 dari 5 tim PKMT IPB yang masuk PIMNAS itu timnya anak TEP. Fufufuu.. Dan dari Fateta, ada tambahan 3 tim lagi (kalo g salah) dengan bidang yang beda. Dari situ sebenernya kita agak dimanjakan oleh Departemen dan Fakultas. Kita dikasih ruangan untuk latihan presentasi. Dikasih kaos PIMNAS. Wow! Jadinya makin termotivasi nih buat ngasih yang terbaik! :D
Selama karantina PIMNAS oleh IPB
Tanggal 16 Juli, tepat 3 hari sebelum penelitian aku berakhir (haha, sorry kak jadi ninggalin penelitian deh :p), tim PKM IPB berangkat ke Jogja dengan 4 bis. Lumayan lah bisnya kalo g mau dibilang lumanyun. Dilepas sama Pak Herry dan dosen-dosen yang sialnya aku malah jatuh di depan para dosen-dosen itu. Tengsin abis bo! Mana sakit lagi, lukanya lumayan gede :'(, walhasil sepanjang jalan celana harus diangkat sampe ke lutut biar g makin ngegores lukanya, hiks..

Pas di Jogja, pembukaan PIMNAS kita bisa dibilang g ikut. Haha. Bukan kabur kok, tp nyari ruang kelas tempat kita bakalan presentasi. Tapi akhirnya aku dan Ina ikutan juga.

Metode penentuan giliran presentasi pkm waktu itu gbisa ditebak. Sistemnya pake undian otomatis. Dan subhanallahnya kita dapat kesempatan di hari pertama, setelah tim PKMT IPB juga, timnya Asep-Matrix.
Di depan lambang PIMNAS XXVI
Ada untungnya juga sih kita dapat urutan di hari pertama, jadinya malemnya bukannya persiapan buat dekor stand pameran poster, kita malah ngluyur ke kota Jogja dan numpang mobilnya dosen UMY. Hahaha. Alhamdulillah kesekian kalinya. Niat hati mau pamer ke timnya Angga yang belum presentasi eh malah kita yang dibuat shock sama mereka. Ternyata mereka lebih gerak cepet dari kita. Hahhaha. Udah pada belanja aja bocah-bocah itu. Karena si Liba (salah satu anggotanya bakal cabut duluan ke Bali besok harinya si, hehe). Makan di angkringan, foto-foto g jelas di pinggir jalan, muterin alun-alun Kidul dan pulang jam 11.30an.
Sebelum presentasi
Stand posternya, kece kan? :D
Besoknya, setelah persiapan buat stand pameran poster beres, tim aku dan timnya Angga cabut lagi ke Jogja. Hahaha. Emang g bisa diem bocah-bocah ini! Tujuan kali ini ke alun-alun Lor. nyobain jalan ngelewatin 2 pohon beringin kembar dengan mata tertutup, minum wedang ronde, naik becak hias, makan nasi kucing, dan pulangnya masih aja nongkrong dulu di warkop dekat Unires sampe jam 1.30. Hahaha.
Angga lagi nyoba ngelewatin pohon beringin kembar dengan mata tertutup
Naik odong-odong :D
Presentasi poster berjalan lancar dengan Ina dan Igoy sebagai penjaganya (karena aku-Rizki-Adhi sudah jadi presenter pas presentasi), so kita dan Bu Lenny malah iseng naik mobil listriknya UGM, liat-liat stand universitas, belanja, makan dan foto-foto *teteup! :D

Naik mobil listriknya UGM
Malemnya adalah malam puncak penutupan PIMNAS XXVI sekaligus pengumuman pemenang PIMNAS. Semua orang deg-degan. Dari mahasiswa-dosen sampe tim pendukungnya!
Suasana malam penutupan
Pose sebelum pengumuman
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, tim PKMT Mesin Pemisah Salut Biji Pala dengan Kapasitas Tinggi yang Aman dan Nyaman berhasil nyumbangin 1 medali emas buat IPB. Tapi sayangnya IPB masih jadi juara 2. Semoga di PIMNAS XXVII IPB yang jadi JUARA UMUMNY! ^_^, aamiin

Pengalaman ini g bakalan aku lupain. Dari jaman bikin proposal, bolak-balik bengkel, ke Ciherang buat uji coba, bikin jurnal, konsultasi, monev, puter otak biar duitnya cukup (g pake korupsi loh ini, beneran deh), bela-belain makan nunggu sore biar murah habis panas-panasan dari uji coba/survey pala. Will be missing you all :')

Selain itu, pala ini ngasih banyak kejutan selain PIMNAS. Dari mulai Tri-U, juara 2 Tanoto Student Research Award, dan yang terakhir tanggal 23 ini kita bakal berangkat ke Jakarta buat ngelanjutin Tanoto ini. G tau deh bakalan ngapain. Belum dapat cerita lengkapnya. Wish us luck yaa ;)

Tim Matrix bersama dosen pembimbingnya, Pak Radite - Juara 1 PKMT-3 Presentasi 
Tim super hebat kita :D bersama Bu Lenny yang keren
Terima kasih Ibu ^_^
Tim PKMT TEP
Para ketua tim PKM IPB yang dapat juara 1-2-3
Holiday before going back to Bogor, Flying without wings at Candi Prambanan
Pala, ^_^

...

Makasi sudah mau membaca..^^